Bintek Kementan RI

Balai Besar Pascapanen Litbang Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) Penanganan Pascapanen Jagung atau Bintek Aflatoksin pada Komoditas Jagung yang dipusatkan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kostratani Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, Selasa (09/03/2021)

Bintek dihadiri secara langsung oleh Kepala Balai Besar Pascapanen Litbang Kementan, Dr. Prayudi Syamsuri, SP., M.Si dan  dilaksanakan serempak di 4 lokasi berbeda. Lokasi offline bertempat di BPP Kostratani Mandalawangi dan secara daring dilaksanakan di BPP Kostratani Menes, Cigeulis dan BPP Kostratani Cikeusik.

Adapun jumlah peserta bintek ini masing-masing lokasi sebanyak 25 orang dengan total seluruh peserta 100 orang, terdiri dari para petani dan atau pelaku utama jagung, para pemasar (pengusaha) atau pengumpul jagung dan para petugas penyuluh lapangan yang berasal dari BPP Kecamatan yang ‘concern’  dalam budidaya jagung di Kabupaten Pandeglang.

Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar Pascapanen Litbang Kementan Dr. Prayudi Syamsuri, SP., M.Si., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang H. Budi S Januardi, S.Pt., MM., Sekretaris Dinas Pertanian, Dr. Nasir, SP., MBA., MP. Kepala Bidang Tanaman Pangan Iping Saripin, SP. dan Kepala Bidang Penyuluhan Ir. R. Andriawan, serta unsur dari Balai Besar dan Narasumber Ir. Agus S Sumantri, M.Si.

Materi yang disampaikan adalah berkaitan dengan penanganan panen dan pascapanen jagung serta pengendalian aflatoksin sebagai jamur yang sangat berbahaya yang muncul kalau penanganan pascapanen kurang baik.

“Dengan pelaksanaan bintek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas jagung di Kabupaten Pandeglang, meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan para petani dan pengumpul beserta petugas,” ujar Kepala Balai Besar Pascapanen Litbang Kementan, Dr. Prayudi Syamsuri, SP., M.Si., di Kantor BPP Kostratani Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, Selasa (09/03/2021).

Bintek ini juga diharapkan dapat menekan lossis, peningkatan mutu dan daya saing produk jagung pipil Kabupaten Pandeglang, sehingga memenuhi standar mutu SNI yang menjadi mutu bagi seluruh industri pakan ternak maupun industri makanan yang ada di Indonesia.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang H. Budi S Januardi, S.Pt., MM mendampingi Kepala Balai Besar Pascapanen Litbang Kementan, Dr. Prayudi Syamsuri, SP., M.Si., saat berkunjung di Kabupaten Pandeglang, Selasa (09/03/2021)***

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar Pascapanen Litbang Kementerian Pertanian berkenan mengunjungi Workshop Pascapanen Talas Beneng di DM Mandalawangi, dilanjutkan melihat Rice Mill Unit Prosesing Beras Cimanuk milik Kelompok Tani Pak Itang Sulaeman, dan kemudian menuju Ke Rumah Pangan Lokal Kelompok Tani di Kecamatan  Cipeucang sebagai Workshop Produksi berbagai produk bahan asal Talas Beneng, seperti macaroni, mie talas, beras analog arben, lapis talas, dan berbagai produk lainnya. (admindistan)***

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *